¡¡
Bu Tarwo¡¡¸ùÏ«¾Þ
2009ǯ6·î30Æü¥¹¥¢¥é¡¦¥à¥ë¥Ç¥«»æ
11 Maestro Terima Penghargaan
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/06/30/70172/11.Maestro.Terima.Penghargaan

¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢Ê¸²½´Ñ¸÷Âç¿Ã¤Ë¤è¤ë£±£±¿Í¤Î ʸ²½¸ùÏ«¼Ô¤Îɽ¾´¤ÎÃæ¤Ë¡¢¥½¥í¡¦¥Þ¥ó¥¯¥Ì¥¬¥é¥ó²¦²È¤ÎÉñÍÙ¥Þ¥¹¥¿¡¼¡¢¡¡Bu Tarwo¡ÊÄ̾Ρˤ¬Æþ¤Ã¤Æ¤¤¤Þ¤¹¡£

Àè½µHMP¸ø±é¤ò¥½¥í¤Ç¤·¤¿¤È¤­¤Ë¡¢ÏÃÂê¤Ë¤Ê¤Ã¤Æ¤¤¤Þ¤·¤¿¡£

¼õ¾Þ¼Ô
Zulkaidah Boru Harahap (Opera batak) dari Sumatera Utara
Drs Ida Wayan Oka Granoka (teater) dari Bali
I Made Taro (tradisi lisan) dari Bali
Suyati Tarwo Sumosutarjo (tari tradisional) Jawa Tengah
Bernard Ginupit (musik) Sulawesi Utara
Djalaludin (sastrawan folklor) dari Bengkulu
Abdul Muin Daeng Mile (musik tradisional) Sulawesi Selatan
Enoch Atmadibrata (teater rakyat) Jawa Barat
Chan Umar (seniman ukir minangkabau) Sumatera Barat
Hendrik Julieus Mantiri (musik tradisional bambu) Sulawesi Utara
Jamhar Akbar (sastra lisan Lamut) Kalimantan Barat
7·î¤Î¿åµí
º£·î¤Î¡Ö¿åµí¡×¤Ç¤Ï¡¢¡ÖHMP¤Î¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¸ø±é¡×¤Ë¤Ä¤¤¤Æ½ñ¤­¤Þ¤·¤¿¡£

¿åµí¡¡http://www.suigyu.com/
¢­
¿åµí¤Î¤è¤¦¤Ë
http://www.suigyu.com/sg0907.html#09
HMP¸ø±é¼Ì¿¿
Photographer: FD.Sukhmana

_MG_6976 - ¥³¥Ô¡¼¡¡_MG_6957 - ¥³¥Ô¡¼

¡¡_MG_7006-¥³¥Ô¡¼¡¡_MG_7041 - ¥³¥Ô¡¼


6/28¡¡ÆüËܱé·à³Ø²ñȯɽ
2009ǯÅÙÆüËܱé·à³Ø²ñÁ´¹ñÂç²ñ
Æü¡¡»þ¡§¡¡2009ǯ6·î26Æü¡Ê¶â¡Ë-28Æü¡ÊÆü¡Ë
¾ì¡¡½ê¡§¡¡Âçºå»ÔΩÂç³Ø¡¦¿ùËÜ¥­¥ã¥ó¥Ñ¥¹¤Ë¤Æ
¥Æ¡¼¥Þ¡§¡¡±é·à¤È¶¦Æ±ÂÎ

6/28 ¸¦µæÈ¯É½3-C ¡Ö¥¢¥¸¥¢¤Î·Ýǽ¤È¶¦Æ±ÂÎ(2)¡×¤Ë¤Æ
10:00-10:40 ¡Ö¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢ÆÈΩ¸å¤Î¥¸¥ã¥ïÉñÍٻˤλëºÂ¡×¤òȯɽ

ÆüËܱé·à³Ø²ñ¡¡http://wwwsoc.nii.ac.jp/jstr/
6/24 Hmp¸ø±éͽ¹ð·ÇºÜ ¡ÊJawa Pos»æ¡Ë
2009ǯ6·î24Æü Jawa Pos»æ, Radar SoloÈÇ¡¡1Ì̤˼̿¿¡õ7ÌÌ
Ketika HMP Theater Jepang "Terprovokasi" untuk Pentas di Solo
Tanpa Referensi hanya Berbekal Promosi Teman Seniman


jawapos HMP
6/26 Hmp¸ø±éɾ¡Ê¥³¥ó¥Ñ¥¹»æ¡Ë
2009ǯ6·î26Æü¥³¥ó¥Ñ¥¹»æ
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/26/11082211/kolaborasi.jepang.dan.indonesia.

Kolaborasi Jepang dan Indonesia
Hmp Theater Company dan Teater Ayat Indonesia Mementaskan "Traveler"

ÆüËÜ¡¦¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¤Î¶¦Æ±À©ºî
Hmp Theater Company¤ÈTeater Ayat INdonesia¤Ë¤è¤ë"Traveler"¸ø±é


Lima perempuan Jepang, tiga perempuan, dan dua lelaki Indonesia, berlari bersama dalam satu barisan. Semuanya berbaur jadi satu dan larut dalam teriakan histeris. Dalam hitungan detik, ke-10 orang dari Jepang dan Indonesia ini menanggalkan pakaian luar yang dikenakan.

Hingga kelima perempuan Jepang hanya mengenakan celana pendek hitam dan kaus oblong putih, sedangkan perempuan Indonesia berbalut kain putih, dan laki-laki tinggal bertelanjang dada. Semua berkumpul jadi satu, berdesak-desakan, menatap ketakutan sesuatu di depannya dengan membisu.

Demikian petikan adegan pertunjukan teater berjudul "Traveler" yang diperankan kelompok teater dari Osaka, Jepang, yaitu Hmp Theater Company, yang berkolaborasi dengan seniman dari Solo yaitu Teater Ayat Indonesia, Rabu (24/6) malam, di sebuah pendopo, di Dusun Manahan, Kota Solo. Pentas "Traveler" ini merupakan bentuk dari kunjungan budaya Hmp Theater Company ke Solo. Kegiatan ini dikoordinasi Michi Tomioka-penari Jepang yang juga belajar tarian Jawa-dan Mataya Art & Heritage.

Lewat "Traveler", yang berarti orang yang bepergian, sutradara Osaka, Kasai Tomonori, mencoba menghadirkan suasana di mana seseorang menjadi pengembara atau petualang. Di tanah pengasingan, sang pengembara berada di antara orang yang menonton dan dirinya ditonton.

Berbagai adegan menggambarkan, bagaimana traveler yang pindah dari satu dimensi tempat atau waktu ke dimensi yang lain, seperti dari Jepang ke Indonesia.

Awalnya suasana di-setting seolah-olah sang pemeran utama traveler (Takayasi Miho) berada di Jepang. Berada di antara orang-orang yang berjas hitam panjang, topi, sepatu, dan tas hitam, membaca koran menunggu bus dan kereta api.

Di tengah adegan, sang traveler berada di sebuah kota di Indonesia, menginap di sebuah hotel dengan pelayan hotel yang banyak bertanya, menyaksikan perempuan berkebaya mendorong kereta api, serta menyaksikan pesta tanam padi. Dukungan musik karawitan pimpinan Danis Sugianto menjadikan pertunjukan makin hidup.

Cerita berakhir saat traveler ditangkap dan dimasukkan ke penjara. Para tahanan terkurung dan dibunuh, tetapi sang traveler bisa lolos dari penjara.

Adegan-adegan diwarnai dengan tapak kaki, di mana sang traveler dan pendukung pemain lain melangkah dengan perlahan, bunyi suara kereta api, dan naik bus. Gambaran cuaca hujan dan panas ikut memperkuat suasananya.

Beberapa adegan kocak yang ditampilkan sang traveler, sempat mengundang tawa dari penonton, seperti saat traveler meniru gaya orang membaca koran, diam-diam menumpang berpayung pada saat hujan, dan saat mencopot pakaian ketika dipenjara.

Kendati baru pertama kali tampil bersama dan hanya latihan tiga hari, pentas kolaborasi seniman teater Osaka dan Teater Ayat Indonesia, menjadi tontonan menarik. Tomonori mengakui, selain adegan dan karakter, yang membedakan pentas "Traveler" di Jepang dan Indonesia ini, adalah tempat pentas di pendopo. "Biasanya pentas di gedung tertutup, sehingga langkah kaki dan tarikan nafas terdengar jelas," katanya. (SONYA HELLEN SINOMBOR)
Hmp¡¡¥Ä¥¢¡¼ÆüÄø
Hmp Theater Company¤Î¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¡¦¥Ä¥¢¡¼¤è¤êµ¢¹ñ¤·¤Þ¤·¤¿¡£
¥Ä¥¢¡¼ÆüÄø¤Ï°Ê²¼¤ÎÄ̤ꡣ¾ÜºÙ¤Ï¤Þ¤¿Äɤäƥ¢¥Ã¥×¤·¤Þ¤¹¡£

6·î21Æü¡ÊÆü¡Ë´ØÀ¾¶õ¹Á¢ª¥Ð¥ê¢ª¥¸¥ç¥°¥¸¥ã¡¢¥½¥íÆþ¤ê
ͽÄê¤Ç¤Ï20Æü½Ðȯ¤Ç¤·¤¿¤¬¡¢¥¬¥ë¡¼¥À¹Ò¶õ¤Î¥Õ¥é¥¤¥ÈÆüÄøÊѹ¹¤Î¤¿¤á21Æüȯ¤Ë¤Ê¤ê¤Þ¤·¤¿¡£

6·î22Æü¡Ê·î¡Ë
12:00-14:00 ¥Ð¥Æ¥£¥Ã¥¯¹©¾ì¸«³Ø
14:00-19:30 Îý½¬
19:30-22:00 µ­¼Ô²ñ¸« /Kafe Rocket

6·î23Æü¡Ê²Ð¡Ë
14:00-19:00 Îý½¬
19:00-21:00 ¥½¥í±é·à´Ø·¸¼Ô¤È¤Î¸ì¤é¤¤

6·î24Æü¡Ê¿å¡Ë
13:00-15:00 Îý½¬
15:00-17:00 ¥²¥Í¥×¥í
20:00-¡¡¡¡¡¡¡¡¸ø±é¡¡/Dusun Manahan

6·î25Æü¡ÊÌÚ¡Ë
12:00-15:00 ¥Á¥ã¥ó¥Ç¥£¡¦¥¹¥¯¡¼¸«³Ø
16:00 ¥½¥í½Ðȯ¡¢¥¸¥ç¥°¥¸¥ã¢ª¥Ð¥ê¢ª

6·î26Æü¡Ê¶â¡Ë
¢ª´ØÀ¾¶õ¹ÁÃå
6/23 Hmp¸ø±éͽ¹ð(¥³¥ó¥Ñ¥¹»æ¡¦¥ª¥ó¥é¥¤¥óÈÇ¡Ë
2009ǯ6·î23Æü¥³¥ó¥Ñ¥¹¡¦¥³¥à¡Ê¥³¥ó¥Ñ¥¹»æ¥ª¥ó¥é¥¤¥óÈÇ¡Ë
http://oase.kompas.com/read/xml/2009/06/23/21204459/seniman.osaka.berkolaborasi.dengan.seniman.solo..

Seniman Osaka Berkolaborasi dengan Seniman Solo
/Selasa, 23 Juni 2009 | 21:20 WIB

Âçºå¤ÎÌò¼Ô¤¬¥½¥í¤ÎÌò¼Ô¤È¥³¥é¥Ü¥ì¡¼¥·¥ç¥ó


ËÝÌõ¤Ï¸å¤Û¤É¡¦¡¦¡¦¤È¤ê¤¢¤¨¤º¸¶Ê¸¤Î¤ß

SOLO, KOMPAS.com- Pertama kali berkunjung ke Indonesia sudah membuat Kelompok Teater dari Osaka, Hmp Theater Company tertarik dengan seni budaya Indonesia . Salah satu kota di Indonesia yang menarik perhatian adalah Kota Solo, yang dinilai memiliki seni tradisi tetapi juga aktif di bidang seni kontemporer.

Hal ini diakui Sutradara Kasai Tomonori, yang sengaja datang berkunjung ke Indonesia bersama HmP Theater Company untuk menampilkan pentas teater, Rabu (24/6), di Dusun Manahan, Solo, Jateng. Keunikan Kota Solo mendorong seniman Osaka untuk berkolaborasi mementaskan teater.

Kunjungan budaya para seniman teater dari Osaka ini akan ditandai pentas teater berjudul Traveler yang akan dimainkan oleh lima gadis dari Osaka, yakni Naito Erika, Yamasaki Yurie, Usui Sayoko, Takayasi Miho, dan Kawachi Erina. Traveler adalah karya yang pernah mendapat penghargaan dari Asosiasi Sutradara Jepang pada 2005.

Dalam karya Traveler ini kelima seniman Osaka ini akan berkolaborasi dengan tujuh seniman dari Institut Seni Indonesia Surakar ta dan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kendati baru pertama kali berkolaborasi dengan seniman Indonesia, dan sempat mengalami kendala bahasa, Kasai memastikan pentas Traveler akan menjadi tontotan yang menarik.

Menurut Tomonori, lewat Traveler pentas teater ini akan menampilkan sebuah cerita pendek tentang petualangan di tempat pengasingan. Pengalaman menyaksikan orang-orang yang dibunuh, serta hal-hal yang mistis akan ditampilkan dalam adegan-adegan gerak.

"Dalam adegan ini pemeran utama Takayasi Miho akan ditangkap dan dikirim di penjara yang diberi gas yang membuat orang meninggal. Namun dalam Traveler pemainnya tidak mati, tetapi hidup kembali," ujar Tomori.

"Waktu latihan memang ada kendala bahasa," ujar Tomonori yang didampingi pemandu kegiatan Michi Tomioka. Pentas kolaborasi ini digelar atas kerjasama Hmp Theater Company dan Mataya Arts & Heritage, dan Teater Ayat Indonesia.

Michi menegaskan, tujuan kunjungan budaya ini untuk berinteraksi dengan seniman-seniman teater di Solo pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya, melalui pentas teater, selanjutnya untuk saling bertukar pengalaman, informasi dan saling mengapresiasi seni teater negara masing-masing.

Hmp Theater Company mendalami teknik- teknik Heiner Muller, menerapkan konsep yang unik dan berbeda pada tiap pertunjukannya, terutama menggunakan "space", "body", dan "sounds"sebagai komponen utama pentasnya.

¡ÊSON¡Ë
6/20 Hmp¸ø±éͽ¹ð¡Ê¥³¥ó¥Ñ¥¹»æ¡Ë
2009ǯ6·î20Æü¥³¥ó¥Ñ¥¹»æ
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/20/04394216/langkan

Pentas Teater Kolaborasi Seniman Osaka dan Solo
Âçºå¤È¥½¥í¤ÎÌò¼Ô¤Ë¤è¤ë¥³¥é¥Ü¥ì¡¼¥·¥ç¥ó±é·à¸ø±é


Âçºå¤Î±é·à½¸ÃÄ ¥¨¥¤¥Á¡¦¥¨¥à¡¦¥Ô¡¼¡¡¥·¥¢¥¿¡¼¡¡¥«¥ó¥Ñ¥Ë¡¼¡ÊHmp Theater Company¡Ë ¤¬,Íè½µ¥½¥í»Ô¤òˬ¤ì¤ë¡£¥½¥í¤ä¾Ãϰè¤Î±é·à¿Í¤È¤Î¸òή°Ê³°¤Ë¡¢¡Ö¥È¥é¥Ù¥é¡¼¡ÊTraveler¡Ë¡×¤È¤¤¤¦¥¿¥¤¥È¥ë¤Î¸ø±é¤ò2009ǯ6·î24Æü ÃæÉô¥¸¥ã¥ï½£¥½¥í»Ô¤Î¥É¥¥¥¹¥ó¡¦¥Þ¥Ê¥Ï¥ó (Dusun Manahan)¤Ë¤Æ¹Ô¤¦¡£¤³¤Î»ö¶È¤Î¥³¡¼¥Ç¥£¥Í¡¼¥¿¡¼¤ÏÉÚ²¬»°ÃҤǡ¢ Âçºå¤«¤é¶âÍË¡Ê6/19¡Ë¤ËÁ÷¤é¤ì¤Æ¤­¤¿¥á¡¼¥ë¤Ë¤è¤ì¤Ð¡¢¡Ö¥È¥é¥Ù¥é¡¼¡×¤ÏÂçºå¤ÎÌò¼Ô¤È¥½¥í¤ÎÌò¼Ô¡¢²»³Ú²È¤È¤Î¥³¥é¥Ü¥ì¡¼¥·¥ç¥ó¸ø±é¤Ç¤¢¤ë¡£¤³¤ì¤Ï¥¨¥¤¥Á¡¦¥¨¥à¡¦¥Ô¡¼¡¡¥·¥¢¥¿¡¼¡¡¥«¥ó¥Ñ¥Ë¡¼¡¢¥Þ¥¿¥ä¡¦¥¢¡¼¥È¡õ¥Ø¥ê¥Æ¡¼¥¸¡ÊMataya Arts & Heritage¡Ë¡¢¥É¥¥¥¹¥ó¡¦¥Þ¥Ê¥Ï¥ó¡¢¤½¤·¤Æ¥Æ¥¢¡¼¥È¥ë¡¦¥¢¥ä¥Ã¥È¡¦¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¡ÊTeater Ayat Indonesia¡Ë¤È¤Î¶¦Æ±»ö¶È¤Ç¤¢¤ê¡¢¸ø±é¤Ç¤Ï¡¢¥Æ¥¢¡¼¥È¥ë¡¦¥¢¥ä¥Ã¥È¡¦¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¤¬¥³¥é¥Ü¥ì¡¼¥È¤¹¤ë¡£(SON)

¸¶Ê¸¢­
6/24 Hmp ¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¡¦¥½¥í¸ø±é
ÆüËܦ¤Ï»ä¡¢¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢Â¦¤Ï»ä¤¬ºòǯÅ纬¤Ë¾·æÛ¤·¤¿¥Þ¥¿¥ä¤Ë¤è¤ë¥³¡¼¥Ç¥£¥Í¡¼¥È¤Ç¡¢Âçºå¤òµòÅÀ¤È¤¹¤ë·àÃÄ¥¨¥¤¥Á¡¦¥¨¥à¡¦¥Ô¡¼¡ÊHmp¡Ë¤¬¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¡¦¥½¥í»Ô¸ø±é¤ò¤¤¤¿¤·¤Þ¤¹¡£2005ǯ½é±é¤Î¥ª¥ê¥¸¥Ê¥ëºîÉÊ¡ÖTraveler¡×¤ò¤Ò¤Ã¤µ¤²¤Æ¤¤¤­¤Þ¤¹¤¬¡¢¸½ÃϤÎÌò¼Ô¤ä²»³Ú²È¤â»²²Ã¤·¤Æ¡ÖTraveler¡¦¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢Èǡפòºî¤ê¾å¤²¤Þ¤¹¡£

²ñ¾ì¤È¤Ê¤ëDusun Manahan¤Ï¡¢¥½¥í»ÔÃæ±ûÉô¤Î¥Þ¥Ê¥Ï¥óÃ϶è¤Ë¤¢¤ë¡¢¤µ¤ë¼Â¶È²È¤ÎÅ¡ÂðÆâ¤Î¥×¥ó¥É¥Ý¤Ç¤¹¡£·à¾ìÀìÍѤηúʪ¤Ç¤Ï¤¢¤ê¤Þ¤»¤ó¡£º£²ó¡¢¤´¹¥°Õ¤Ë¤è¤ê¤ª¼Ú¤ê¤¹¤ë¤³¤È¤¬¤Ç¤­¤Þ¤·¤¿¡£1999ǯ¤Î·ëÀ®°ÊÍè¥Ï¥à¥ì¥Ã¥È¡¦¥Þ¥·¡¼¥ó¤Ë¼è¤êÁȤó¤Ç¤­¤¿Hmp¤¬¡¢¥×¥ó¥É¥Ý¤È¤¤¤¦¥¸¥ã¥ï¤ÎÅÁÅý¶õ´Ö¡¢¥¸¥ã¥ï¤Î¿Í¡¹¤È¤É¤Î¤è¤¦¤Ë³ÊÆ®¤¹¤ë¤Î¤«¡¢¸ð¤¦¤´´üÂÔ¡ª

Poster_MPH - ¥³¥Ô¡¼¡¡¡¡dusun_manahan_night_rear - ¥³¥Ô¡¼

Æü»þ¡§¡¡2009ǯ6·î24Æü¡Ê¿å¡Ë20¡§00¡Á
²ñ¾ì¡§¡¡Dusun Manahan ¡Ê¼Ì¿¿±¦¡Ë
½»½ê¡§¡¡Jl. Menteri Supeno 20, Manahan, Solo, Jawa Tengah
Æþ¾ìÎÁ¡§¡¡ÌµÎÁ¡Ê¥«¥ó¥Ñ´¿·Þ¡Ë


Ì䤤¹ç¤ï¤»¡§¡¡¥á¡¼¥ë¤Ë¤ÆÉÚ²¬¤Þ¤Ç
¤Þ¤¿¤Ïinfomataya@yahoo.com¡¡¡Ê±Ñ¸ì¤Þ¤¿¤Ï¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¸ì¡Ë¤Þ¤Ç

¡üHmp Theater Company
Âê̾¡§¡¡Traveler
¸¶ºî¡§¡¡¥Õ¥é¥ó¥Ä¡¦¥«¥Õ¥«¡Öή·ºÃϤˤơ×
¹½À®¡¦±é½Ð¡§¡¡³Þ°æÍ§¿Î
½Ð±é¡§¡¡±±°æº»Âå»Ò¡¢ ¹â°ÂÈþÈÁ¡¢ÀîÆâ³¨Î¤Æà¡¢»³ºêÍ´Íø±É¡¢Çµ·£¥¨¥ê¥«
²¾ÌÌÀ½ºî¡§¡¡ÅÚ°æ¤Î¤ê»Ò
²»³Ú¡§¡¡obscure film
¥³¡¼¥Ç¥£¥Í¡¼¥¿¡§¡¡ÉÚ²¬»°ÃÒ

¡ü¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢Â¦
¶¦±é¡§¡¡Teater Ayat Indonesia
²»³Ú¡§¡¡Danis Sugiyanto
¥³¡¼¥Ç¥£¥Í¡¼¥¿¡§¡¡MATAYA art & heritage
¥Ý¥¹¥¿¡¼¥Ç¥¶¥¤¥ó¡§¡¡danial madrim

¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²¡²
°Ê²¼¤Ï¥¤¥ó¥É¥Í¥·¥¢¸ì¤Î¥×¥ì¥¹¡¦¥ê¥ê¡¼¥¹¤Ç¤¹¡£
Press Release
Pentas HMP Theatre Company
Solo, 24 Juni 2009


Hmp Theater Company, kelompok teater dari Osaka, Jepang, melakukan kunjungan budaya ke Solo dalam bentuk pentas teater pada 24 Juni 2009 . Tujuan kunjungan budaya ini adalah untuk berinteraksi dengan seniman-seniman teater di Solo pada khususnya dan Indonesia pada umumnya dalam bentuk pentas teater, untuk saling bertukar pengalaman, bertukar informasi dan saling mengapresiasi seni teater. Dalam programnya ini, HMP Theatre Company bekerja sama dengan Mataya arts&heritage sebagai partner jejaring kerja dan juga pihak penyelenggara, serta bekerjasama dengan Dusun Manahan dan Teater Ayat Indonesia. Dalam pentasnya nanti HMP Teater Company akan berkolaborasi dengan Teater Ayat Indonesia.

HMP Theatre Company mendalami teknik-teknik Heiner Muller menerapkan konsep yang unik dan berbeda pada tiap pertunjukannya, terutama menggunakan "Space", "Body", "Sounds", sebagai komponen utama pentasnya.

Kami mengundang segenap pecinta seni teater untuk hadir menyaksikan pentas HMP Theatre Company dalam karyanya berjudul ¡ÇTRAVELER¡Ç pada:
24 Juni 2009, pk. 20.00 wib
bertempat di Dusun Manahan
Jl. Menteri Supeno 20, Manahan
Solo, Jawa Tengah

¡ÇTraveler¡Ç adalah karya yang pernah mendapat penghargaan dari Asosiasi Sutradara Jepang pada 2005.

Crew
Kasai Tomonori, art director; Naito Erika, pemain; Yamasaki Yurie, pemain; Usui Sayoko, pemain; Takayasi Miho, pemain; Kawachi Erina, pemain; Michi Tomioka, tour manager

Profile HMP Theatre Company
Hmp Theater Company didirikan oleh saudara Tomohito Kasai dengan temannya pada tahun 1999 waktu mereka masih mahasiswa S1 Kinki University, untuk mementaskan drama ¡ÈHamlet Machine¡É oleh Heiner Muller, sutradara dari Jerman. Sejak itu, mereka mementaskan banyak karya Heiner Muller dan mendalami teknik Heiner Muller. Grup ini menerapkan konsep yang unik dan berbeda pada tiap pertunjukannya, terutama menggunakan "Space", "Body", "Sounds", sebagai komponen utama pentasnya. Tomohito Kasai, sutradara Hmp Thetater Company, memperoleh prize (juara) karena gaya penyutradaraannya yang khas dari Asosiasi Sutradara Jepang pada tahun 2005 dalam karyanya berjudul ¡ÇTraveler¡Ç. Dia juga pernah mendapat nominasi Performing Arts Award 2007 dari Kyoto Art Centre pada 2007. Pada 2008, nama ¡Éhmp¡Ç berubah menjadi ¡Çhmp theater company¡Ç berbasis di Irori Mura, Nakazaki-cho, Osaka. (http://www.hmp-theater.com)

Contact person:
MATAYA art & heritage http://mataya-indonesia.org/
Email: infomataya@yahoo.com