FC2ブログ
 
パサール・グデの78周年イベントのお知らせ
ソロのパサール・グデ(大市場)はクラトン(王宮)の北側、市役所やBNI銀行の東側にあります。1930年1月12日、パク・ブウォノX世の時代にオープンし、今年で78年目を迎えるそうです。それを記念して(中途半端な年数…)以下のようなイベントが行われます。

ちなみにパサール・グデは2000年4月28日深夜に電気のショートで焼け落ち、その後また同じデザインで再建されました。ちょうどその頃は市役所のプンドポも焼け落ちていて(暴動とはまた違う騒ぎで、1999年に焼かれました)、2000年2月に再留学してきてまた市役所の裏に住んでいた私は、あまりのソロの町の変わりようにショックを受けたことを思い出します。


Press release:

78 TAHUN PASAR GEDE
12 januari 2008
be a long-live heritage
be traditional
be transborder


Pasar Gede muncul dari embrio pasar candi yang berkarater Candi Padurasa. Kegiatan religiositas lebih dominan daripada kegiatan ekonomi. Karena keberadaan di situs Pecinan Solo, maka terjadi proses berubah menjadi pasar ekonomi. Dengan demikian pasar candi menunjukkan era semangat Hinduism zaman Kerajaan Majapahit melalui transportasi sungai Bengawan Solo, pengaruhnya sampai di komunitas pedagang kampung pecinan pinggir Kali Pepe. Proses transformasi religiositas Pasar Candi berubah menjadi pasar ekonomi yang disebut 'Pasar Gede Oprokan' yang menggambarkan bertaburan payung-payung peneduh untuk kegiatan pasar.

Pasar yang disimbolisasikan oleh Paku Buwono X (1893-1939) sebagai simbol duniawi karena di sebelah timur sumbu poros sakral Kraton – tugu pemandengan dalem. Pasar Gede manjadi cukup berarti keberadaannya menjadi ciri keseimbangan pasar dan Mesjid Agung sebelah barat alun-alun. Dalam foto Pasar Gede ke-3, jejak rel kereta api trem sudah membentang di depan Pasar Gede. Itu berarti sosok Pasar Gede sudah berada di dalam lahirnya budaya perkotaan.

Pasar ini adalah cagar budaya Pasar Gede. Dalam lintasan sejarah toponim kota Solo, keberadaan Pasar Gede, tercatat telah meninggalkan jejak sejarah fungsi bangunan pasar kedalam tiga kurun zaman. Pertama, Pasar Gede dikenal sebagai pasar 'candi' (sakral), kedua sebagai simbol kosmologi projo-kejawen kraton yang dikenal sebagai konsep 'sar-gedhe' dan simbol lahirnya budaya kota. Pasar ini dibangun pada 12 Januari 1930 semasa pemerintahan Pakoe Buwono X (1893-1939) oleh Ir. Herman Thomas Karsten (1884-1945).

Karsten, salah satu arsitek yang mendukung integritas antara unsur-unsur lokal dengan barat. Sadar atau tidak, karyanya diakui memiliki makna yang dalam bila ditilik dari sudut humanisme, dapat diterima (acceptable) oleh masyarakat pada saat dulu bahkan saat ini, dan memiliki unsur kesejarahan (historically) bagi bangsa maupun bagi dunia arsitektur di Indonesia. Karya-karyanya bertebaran di seluruh penjuru Indonesia, baik dalam bentuk bangunan maupun desain tata kota.

Menyongsong HUT Pasar Gede ke-78 pada Sabtu12 Januari 2008, pk. 19.00 wib akan digelar pentas tari oleh grup SAHITA dan musik oleh TEMPERENTE PERCUSSION dan LAWCOUSTIC MUSIC 'N FORESTA HOLIC bertempat di halaman pintu depan Pasar Gede. Sekaligus launching website Pasar Gede: www.pasargede.net. Juga akan digelar 78 Tumpeng Jajan Pasar:

(1)kue koe, (2)wajik merah (3)sentiling (4)lapis (5)cantik manis (6)wajik (7)kelpon kue koe (8)semar mendem (9)ketan tholo atau turuk bintul (10)carang gesing (11)onde-onde gandum (12)timus (13)srabi (14)arem-arem (15)srabi juruh (16)cetot (17)cabuk rambak (18)apem jawa (19)lopis (20)gendar (21)ketan juruh (22)ketan ragi (23)ketan bubuk (24)ketan salak (25)wajik jawa (26)getuk pisang (27)jenang kolang-kaling (28)gandos bakar (29)jenang grendol (30)jenang pati (31)jenang sagu (32)jenang mutiara (33)jenang sumsum (34)jenang ketan hitam (35)blanggreng (36)gatot goreng (37)tape goreng (38)klenyem (39)lemper (40)mata roda (41)meniran (42)cucur (43)coro bikan (44)sagan (45)gedang godhog (46)gedang goreng (47)getuk kasar (48)tiwul halus (49)tiwul kasar (50)sawut (51)cenil + klepon (52)ketan hitam (53)getuk tiwul (54)gathot ireng (55)grontol (56)krasikan (57)jenang ayu (58)madu menoso (59)wingko babad (60)jenang jagung (61)pes pohong (62)naga sari (63)jadah blondo (64)getuk lindri (65)lepet jagung (66)oyol-oyo (67)onde-onde kumbu (68)mendut (69)gandos rangin (70)lemper bakar (71)getuk goreng (72)putu mayang (73)ledre intip (74)ande-ande lumut (75)kumplang (76)limpung (77)bubur kacang ijo (78)bubur ketan hitam

Pada 13 januari 2008, pk. 09.00 wib, digelar pengobatan gratis untuk masyarakat umum. Program ini merupakan kerjasama dari KOMPPAG (Komunitas Pedagang Pasar Gede), Mataya arts&heritage, PAPASUTA (Paguyuban Pasar Tradisi Surakarta).

contact person:
wiharto 08122 628 268
heru mataya 0816 675 808
email: infomataya@yahoo.com